![과일은 비교적 낮은 칼로리에 섬유질, 비타민, 미네랄 등 건강에 좋은 영양이 풍부한 식품이다. 따라서 평소 충분한 과일을 섭취하면 다양한 건강상 이점을 볼 수 있다. [사진=게티이미지뱅크]](https://imgnews.pstatic.net/image/296/2024/07/11/0000079752_001_20240711065110898.jpg?type=w647)
Jangan makan buah kapan saja... Jika Anda ingin menurunkan berat badan, "makanlah pada waktu ini."
Saya suka buah, jadi saya selalu membawa buah di pagi hari.
Saya perlu makan buahnya dulu, lalu makan sesuatu yang lain.
Tapi... aku selalu tidak bisa menyelesaikannya semua di pagi hari,
Aku makan setengah buah sebelum makan siang... Hmm, jadi itu sama saja dengan makan setengah porsi makan siang? ^^;;;
Kalau dipikir-pikir, itulah sebabnya saya selalu mengambil porsi kecil saja saat makan siang di tempat kerja.
Saya sudah kenyang setelah sarapan.
Satu atau dua jam kemudian, saya memakan satu atau dua potong buah sambil bekerja... jadi memakannya sebelum makan siang benar-benar berhasil! Hahaha.
Bahkan penderita diabetes, kecuali mereka banyak mengonsumsi buah,
Mereka mengatakan bahwa mengonsumsi buah dalam jumlah kecil dapat membantu mengatur kadar gula darah.
Saya harap Anda menyantapnya dengan sepotong keju.
-----------------------------------------------------------------------------------------
![과일은 비교적 낮은 칼로리에 섬유질, 비타민, 미네랄 등 건강에 좋은 영양이 풍부한 식품이다. 따라서 평소 충분한 과일을 섭취하면 다양한 건강상 이점을 볼 수 있다. [사진=게티이미지뱅크]](https://imgnews.pstatic.net/image/296/2024/07/11/0000079752_001_20240711065110898.jpg?type=w647)
Jika tujuan Anda adalah penurunan berat badan, sebelum makan
Saat mencoba mengurangi lemak tubuh berlebih, sebaiknya tingkatkan rasa kenyang dengan makanan yang kaya protein dan serat. Protein dan serat memperlambat pencernaan, dan kolesistokinin ( CCK ) dan peptida mirip glukagon ( GLP-1 Hal ini meningkatkan sekresi hormon yang berhubungan dengan rasa kenyang seperti ) untuk meningkatkan rasa kenyang setelah makan. Seiring meningkatnya rasa kenyang, asupan kalori secara keseluruhan juga dapat dikurangi.
Secara khusus, menikmati kedua nutrisi tersebut secara bersamaan dapat meningkatkan rasa kenyang. Misalnya, jika Anda mengiris tipis apel yang kaya serat dan menambahkan selai kacang yang kaya protein sebagai camilan, Anda akan merasa jauh lebih kenyang daripada jika Anda hanya makan apel saja.
Menurut beberapa penelitian, Mengonsumsi buah sebelum makan lebih efektif dalam meningkatkan rasa kenyang daripada mengonsumsinya setelah makan. Sebuah studi kecil yang melibatkan 17 pria menunjukkan bahwa mengonsumsi apel sebelum makan menghasilkan rasa kenyang yang jauh lebih tinggi daripada mengonsumsi apel setelah makan. Ketika apel dimakan sebelum makan, asupan kalori selanjutnya menurun sebesar 18,5% dibandingkan ketika apel tidak dimakan.
Jika tujuan Anda adalah mengelola kadar gula darah, serta mengonsumsi protein.
Pemilihan karbohidrat juga penting untuk pengelolaan gula darah. Karbohidrat kaya serat seperti buah lebih disarankan daripada karbohidrat yang mudah dicerna seperti roti putih atau kue kering. Serat dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan dengan memperlambat pencernaan dan laju penyerapan gula ke dalam aliran darah. Makanan kaya serat, seperti buah-buahan, juga membantu mengurangi risiko diabetes.
Menurut hasil penelitian yang melibatkan sekitar 80.000 orang, mengonsumsi 100g buah lebih banyak dikaitkan dengan penurunan risiko terkena diabetes sebesar 2,8%. Selain itu, tinjauan terhadap 19 penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi buah secara signifikan menurunkan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes.
Namun Karena buah-buahan tinggi karbohidrat, sebaiknya dikonsumsi bersama protein untuk kontrol gula darah yang lebih baik. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan kaya karbohidrat bersamaan dengan sumber protein seperti telur, kacang-kacangan, dan keju dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan dibandingkan dengan mengonsumsi karbohidrat saja.
Terdapat pula temuan penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi protein sebelum karbohidrat saat makan secara signifikan meningkatkan kontrol gula darah. Misalnya, Mengonsumsi salad dengan dada ayam atau sedikit keju cottage sebelum makan buah dapat lebih membantu dalam mengelola kadar gula darah.
Dalam hal pengelolaan gula darah, memilih jenis buah yang tepat juga penting. Jika memungkinkan, pilihlah buah segar daripada buah kering atau buah kalengan. Jika buah segar tidak mudah didapatkan, memilih buah beku tanpa pemanis adalah alternatif yang baik. Selain itu, Karena buah-buahan mengandung gula alami yang tinggi, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah kecil untuk mengontrol kadar gula darah.