8/5 (Senin) Vaginitis yang menyebabkan bau tidak sedap dan gatal paling baik diobati dengan membersihkan menggunakan 'pembersih kewanitaan'.
Terutama saat cuaca lembap dan panas seperti akhir-akhir ini, tingkat kekambuhan vaginitis semakin meningkat karena sekresi seperti keringat meningkat dan lingkungan vulva tetap lembap.
◇ Terjadi ketika lingkungan vagina menjadi lembap… Menyebabkan bau…
Vaginitis diklasifikasikan menjadi vaginitis bakteri, kandidiasis, trikomoniasis, dan lain-lain, tergantung pada penyebabnya.
Secara khusus, vaginitis kandidiasis, yang disebabkan oleh perkembangbiakan Candida, sejenis jamur, sangat umum sehingga 75% wanita mengalaminya setidaknya sekali seumur hidup mereka. Hal ini sering terjadi ketika lingkungan vagina menjadi lembap, seperti ketika daya tahan tubuh melemah, ketika mengenakan celana ketat, atau ketika menggunakan produk sanitasi seperti panty liner dalam waktu lama.
Vagina terus-menerus mengeluarkan cairan pelumas untuk melindungi dinding vagina. Cairan ini secara alami jernih dan tidak berbau. Namun, 💢 Jika terjadi peradangan pada vagina, warnanya dapat berubah, jumlah cairan yang keluar dapat meningkat, dan bau yang menyengat dapat muncul. Banyak orang juga mengeluh gatal di area vulva.
Gunakan pembersih yang sedikit asam dan hilangkan kelembapan secara menyeluruh...
Saat mencuci, jaga agar pH vagina tetap rendah (pH 3,8–4,5). Lebih baik menggunakan produk kebersihan kewanitaan yang sedikit asam daripada sabun atau sabun mandi cair alkali biasa.
Namun, produk kebersihan kewanitaan hanya digunakan 2 hingga 3 kali seminggu.
Terlalu sering membersihkan bagian dalam vagina justru dapat menghilangkan bakteri baik. Setelah mandi, keringkan seluruh tubuh dengan handuk lembut sebelum mengenakan pakaian dalam.
Jika dibiarkan basah, bakteri seperti jamur dapat berkembang biak, meningkatkan risiko vaginitis. Sangat penting untuk mencuci dan mengeringkan alat kelamin secara menyeluruh setelah berenang atau mandi selama musim panas. Sebaiknya hindari mengenakan stoking, legging, dan pakaian ketat, serta kenakan pakaian dalam katun yang menyerap keringat.
Sumber: D Health Chosun