자외선을 막으려면 썬크림을 주기적으로 발라 줘야 되는 거 같아요
Cara mengatasi paparan sinar UV
Selama musim panas yang terik, memaparkan kulit kita pada sinar matahari dalam waktu lama sangat penting bagi tubuh kita, karena paparan yang berkepanjangan mendorong produksi vitamin. Namun, paparan sinar matahari langsung yang berlebihan dapat menyebabkan kondisi seperti kanker kulit atau alergi. Hari ini, kita akan membahas cara mengelola paparan sinar UV.
Sejak merebaknya COVID-19, jumlah restoran yang menempatkan meja di luar ruangan meningkat untuk menjaga jarak sosial. Hal ini karena risiko infeksi lebih rendah saat makan di luar ruangan dibandingkan di dalam ruangan, tetapi makan di luar ruangan pasti melibatkan paparan sinar matahari langsung. Karena ada juga restoran dengan meja di luar ruangan di Korea, jika Anda lebih suka berada di luar ruangan daripada di dalam ruangan, Anda harus menemukan cara untuk melindungi kulit Anda. Ini berlaku tidak hanya untuk restoran tetapi juga untuk bepergian secara umum.
Ke mana pun Anda pergi, ada baiknya untuk memeriksa apakah ada struktur yang menyediakan naungan. Ini berarti bahwa jika Anda menggunakan meja luar ruangan di restoran, Anda harus memeriksa apakah ada payung. Jika di taman, Anda harus memeriksa apakah ada kanopi peneduh, dan jika struktur tersebut tidak ada, Anda bahkan dapat membuatnya sendiri. Saat berada di luar ruangan, Anda dapat membawa payung atau tenda untuk menghalangi sinar UV. Seiring waktu, matahari bergeser, tetapi tenda lipat memiliki keunggulan karena mampu menghalangi sinar matahari terlepas dari bagaimana sinar itu masuk.
Salah satu cara untuk mengatasi paparan sinar UV adalah dengan menggunakan tabir surya pada kulit yang terpapar. Produk-produk ini menciptakan penghalang yang dapat memblokir sinar ultraviolet dan sinar matahari secara kimiawi atau fisik. Saat memilih produk, Anda harus memeriksa SPF, yang menunjukkan efektivitas pemblokiran UV, dan peringkat PA, yang menunjukkan tingkat pemblokiran UV. Untuk SPF, semakin tinggi angkanya, dan untuk PA, semakin banyak tanda plus, semakin baik efeknya.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan tabir surya adalah bahwa dalam situasi nyata, krim tersebut dapat hilang jika Anda berkeringat, terkena air, atau menyentuh sesuatu yang lain, sehingga berpotensi membuatnya tidak efektif dalam menghalangi sinar UV. Untuk beradaptasi dengan kondisi ini saat berada di luar ruangan, perlu untuk mengoleskan kembali tabir surya setiap beberapa jam. Penting juga untuk mengetahui bahwa mengoleskan lapisan yang lebih tebal membantu menghalangi sinar UV dengan lebih efektif. Mengoleskan terlalu banyak tabir surya sekaligus dapat menyebabkan lapisan putih pada kulit. Oleh karena itu, daripada mengoleskan dalam jumlah besar sekaligus, lebih baik untuk menambahkan lapisan secara bertahap, sehingga menghasilkan perlindungan yang lebih baik.
Jika Anda akan beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama, menggunakan tabir surya itu baik, tetapi mengenakan jenis pakaian ini juga bermanfaat. Pakaian penghalang UV bekerja dengan menggunakan serat yang memantulkan atau menyerap sinar ultraviolet untuk mencegahnya mencapai kulit.
Sumber: https://post.naver.com/viewer/postView.naver?volumeNo=34361080&memberNo=54067778

