여름엔 옥수수만한 간식이 있을까요~~ 쪄서 먹어야 제맛이군요. 늘 삶아서 먹었거든요.
Jagung telah lama menjadi makanan khas musim panas dan disebut-sebut sebagai salah satu dari tiga sumber pangan utama dunia, bersama dengan beras dan gandum.
Kemarin saya juga mengukus dan makan jagung, dan rasanya enak sekali karena sedang musim jagung.
Saya menemukan sebuah artikel yang sangat menarik perhatian saya, jadi saya membawanya ke sini.
Manfaat jagung
Jagung adalah makanan serealia yang mengandung hampir 30% karbohidrat, dan kaya akan kalium dan vitamin B, serta protein dan serat makanan. Secara khusus, tongkol jagung mengandung komponen yang disebut beta-sitosterol, Menghambat Streptococcus mutans, bakteri penyebab kerusakan gigi. Mengerjakan, Membantu menjaga kesehatan gusi. Ekstrak tongkol jagung digunakan sebagai bahan dalam pengobatan penyakit gusi. Bahan ini juga dikenal efektif dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan mengobati hiperplasia prostat jinak. Selain itu, rambut jagung efektif dalam meredakan pembengkakan melalui efek diuretiknya, dan kecambah jagung kaya akan lesitin, vitamin E, dan asam linoleat. Minyak biji jagung mencegah kulit kering, penuaan, dan eksim. Ini baik untuk memperbaiki kadar kolesterol.
Makanan yang cocok dipadukan dengan susu adalah telur dan kacang-kacangan.
Meskipun jagung kaya nutrisi, salah satu kekurangannya adalah adanya asam amino pembatas. Asam amino pembatas mengacu pada asam amino esensial yang ditemukan dalam jumlah terkecil dalam makanan. Asam amino pembatas dalam jagung adalah lisin dan triptofan. Dengan kata lain, mengonsumsi jagung sebagai makanan pokok membatasi asupan asam amino esensial lisin dan triptofan, yang dapat menyebabkan kekurangan. Kekurangan lisin dapat mengakibatkan kehilangan massa otot, kerusakan kulit, dan penurunan daya ingat. Lebih lanjut, karena sekitar 3% triptofan yang dikonsumsi disintesis menjadi niasin (vitamin B3), kekurangan triptofan dapat menyebabkan penyakit kulit—salah satu gejala pellagra, yaitu kekurangan niasin—dan juga dapat menjadi penyebab depresi dan gangguan tidur.
Oleh karena itu, jika jagung merupakan makanan pokok atau dikonsumsi dalam jumlah besar, sebaiknya dilengkapi dengan makanan yang kaya akan lisin dan triptofan. Contoh makanan tersebut antara lain susu, telur, dan kedelai. Karena susu dan produk susu kaya akan lisin, akan bermanfaat jika dipadukan dengan jagung. Mengonsumsi sereal jagung dengan susu atau membuat sup jagung dengan susu dan keju juga merupakan cara yang baik. Telur dan kedelai kaya akan triptofan dan lisin. Oleh karena itu, mencampur tahu dan jagung lalu menggorengnya akan menghasilkan camilan bergizi yang sangat baik. Selain itu, menambahkan biji jagung ke dalam sup mie kedelai atau omelet untuk meningkatkan tekstur juga disarankan.
Rasanya paling enak jika dikukus, bukan direbus.
Bagaimana cara memasak jagung agar rasanya lebih enak? Badan Pembangunan Pedesaan merekomendasikan mengukus daripada merebus dalam air sebagai cara lezat untuk menikmati jagung. Untuk jagung ketan, mengukusnya dengan dua hingga tiga kulit bagian dalam yang masih menempel membantu mempertahankan kelembapan, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembap dan kenyal; cukup kukus dengan api besar selama 20 hingga 30 menit dan diamkan selama 10 menit. Jagung manis dan jagung super manis juga sebaiknya dikukus untuk mencegah hilangnya rasa manis. Khususnya, karena jagung super manis sudah memiliki rasa manis dan aroma yang kuat, sebaiknya jangan menambahkan bahan tambahan seperti gula atau garam.
Saya harap Anda menikmati jagung ini dan dapat memulihkan protein sehat dan berbagai vitamin yang Anda butuhkan, yang semoga juga bermanfaat untuk kulit Anda.
[Sumber] : https://www.hidoc.co.kr/healthstory/news/C0000814540 | Hidoc