맞아요 ㅜㅜ저여즘 발이 엄청 건조해서갈라져요 ㅜㅜ힝
Tips Kecantikan di Musim Hujan
1. Gunakan tabir surya bahkan pada hari berawan.
Jika Anda mengabaikan penggunaan tabir surya hanya karena musim hujan, Anda tidak dapat menghindari serangan UVA. UVA gelombang panjang adalah penyebab utama pigmentasi seperti bintik-bintik dan flek penuaan, serta kerutan. Bahkan, UVA lebih kuat pada hari hujan, gelap, atau berawan daripada hari cerah, jadi gunakan tabir surya yang mengandung bahan PA dan gunakan susu untuk menenangkan kulit yang rusak akibat sinar UV.
2. Sederhanakan rutinitas riasan Anda
Disarankan untuk menggunakan produk dengan kandungan minyak lebih sedikit dari biasanya dan menjaga kulit tetap ringan dengan menyederhanakan rutinitas perawatan kulit Anda. Anda rentan terhadap jerawat jika terus menggunakan produk pelembap yang dirancang untuk musim kering. Karena Anda terpapar lingkungan yang panas dan lembap dengan peningkatan keringat, Anda perlu mengurangi kandungan minyak. Disarankan untuk mengurangi jumlah produk yang biasa Anda gunakan dan memilih lotion atau gel yang lebih ringan daripada krim.
3. Cegah ruam panas dengan pakaian yang memungkinkan sirkulasi udara.
Ruam panas lebih sering terjadi pada hari hujan dan lembap. Ruam panas adalah kondisi di mana ruam kecil dan lepuh muncul ketika saluran keringat atau sebagian pori-porinya tersumbat, sehingga keringat tidak dapat keluar. Kenakan pakaian katun yang menyerap keringat dan oleskan bedak tipis-tipis pada lipatan atau area yang rentan berkeringat. Namun, berhati-hatilah agar tidak mengoleskan terlalu banyak, karena hal ini dapat menyumbat kelenjar keringat dan memberikan efek yang kontraproduktif.
4. Cuci peralatan kosmetik secara teratur.
Karena kuas dan spons rias bersentuhan langsung dengan kulit kita, keduanya berpotensi menyebabkan iritasi kulit; oleh karena itu, keduanya harus dicuci lebih sering, terutama selama musim hujan yang lembap dan panas. Bersihkan secara menyeluruh dengan sampo atau deterjen netral dalam air hangat sekitar 1-2 kali seminggu, dan gunakan setelah benar-benar kering.
5. Jaga kebersihan meja rias dan kosmetik.
Karena ini adalah waktu di mana bakteri dan jamur berkembang biak lebih mudah dari biasanya, penting untuk menjaga wadah kosmetik dan meja rias Anda tetap bersih. Masa simpan kosmetik sekitar 3 tahun sejak tanggal pembuatan sebelum dibuka, dan sekitar 6 bulan hingga 2 tahun setelah dibuka. Meskipun demikian, sebaiknya hindari tempat yang lembap dan simpan di lemari es dengan penutup tertutup rapat. Namun, untuk mencegah kontaminasi bakteri di dalam lemari es, pastikan untuk memeriksa apakah ada sisa makanan lama dan pastikan area tersebut bersih sebelum menyimpan barang.
6. Keringkan rambut keriting yang kering dan kusut dengan udara dingin.
Pada hari hujan, kelembapan tinggi mengganggu keseimbangan kelembapan rambut dan menyebabkan rambut kehilangan elastisitas, membuat rambut menjadi kusut dan terlihat lemas. Berikut adalah teknik pengeringan untuk mengatasi hal ini. Miringkan kepala Anda ke bawah dan keringkan perlahan dari dalam ke luar dengan udara dingin. Kemudian, ambil sedikit gel, gosokkan di antara telapak tangan Anda, dan oleskan perlahan dari dalam ke luar. Miringkan kepala Anda ke belakang untuk menyisir rambut, dan oleskan wax rambut secara perlahan ke ujung rambut dengan ujung jari Anda untuk menambah kekuatan pada rambut kering dan kusut.
7. Cuci rambut Anda dengan air hangat kuku di malam hari.
Perawatan kulit kepala sangat penting untuk rambut selama musim hujan. Karena kurangnya sinar matahari, yang memiliki efek sterilisasi, hujan menyebabkan debu dan kotoran lebih mudah menempel pada kulit kepala. Kulit kepala yang lembap menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Karena hal ini dapat menyebabkan ketombe dan rambut rontok, Anda harus segera mencuci rambut setelah pulang ke rumah dan memastikan rambut benar-benar kering sebelum tidur. Jika tidak, kelembapan memungkinkan Malassezia, jamur penyebab ketombe, untuk berkembang biak, melemahkan kekuatan rambut. Hindari mencuci rambut dengan air hangat, karena air yang terlalu panas mengeringkan kulit kepala dan rambut, sementara air dingin tidak mampu membersihkan minyak atau debu halus secara menyeluruh.
8. Pijat kaki sangat penting selama musim hujan ketika sandal sering dipakai.
Banyak orang mengenakan sepatu terbuka, seperti sandal, pada hari hujan karena mereka tidak suka alas kaki mereka basah. Namun, kaki tidak memiliki banyak kelenjar sebaceous, dan benturan eksternal yang sering terjadi dapat menyebabkan kaki menjadi bersisik, kering, dan mudah pecah-pecah. Meningkatkan sirkulasi darah melalui rendaman kaki dan memijat kaki dengan produk yang mengandung minyak setelahnya dapat secara signifikan mengurangi tingkat keparahan pecah-pecah. Bahkan di rumah, lebih baik mengenakan kaus kaki katun daripada bertelanjang kaki.
9. Jangan memakai sepatu bot hujan dalam waktu yang lama.
Sepatu bot hujan yang terbuat dari kulit, kulit sintetis, atau vinil memiliki ventilasi yang buruk, menciptakan lingkungan ideal bagi jamur kaki atlet untuk berkembang biak. Pastikan Anda mengenakan kaus kaki katun dan siapkan sepasang sepatu lain untuk dikeringkan saat Anda memakainya. Selain itu, karena sebagian besar sepatu bot hujan tidak memiliki bantalan—artinya Anda dapat merasakan telapak kaki yang telanjang—kaki Anda dapat dengan mudah lelah, jadi sebaiknya hindari memakainya dalam waktu lama.
777K orang sedang membicarakan kekurangan perhatian saat ini
388K orang sedang membicarakan tabir surya saat ini
196K orang sedang membicarakan intelijen saat ini