Karena saya memiliki kulit kombinasi, menyeimbangkan minyak dan kelembapan adalah hal terpenting bagi saya. Dalam rutinitas perawatan kulit malam saya, saya mulai dengan mengaplikasikan toner sekitar tiga kali untuk mengisi kembali kelembapan jauh di dalam kulit. Mengaplikasikan lapisan tipis beberapa kali agar meresap, daripada dalam jumlah besar sekaligus, membuat kulit terasa jauh lebih terhidrasi. Selanjutnya, saya mengaplikasikan ampul pelembap untuk memberikan kelembapan dan nutrisi, dan terakhir, saya akhiri dengan krim yang kaya untuk mencegah penguapan kelembapan. Untuk kulit kombinasi, mengabaikan hidrasi hanya karena Anda memiliki minyak berlebih sebenarnya dapat menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak, jadi mengelola keseimbangan minyak-air sangat penting. Bahkan, ketika kulit cukup terhidrasi, jerawat dan bintik-bintik kecil lebih jarang muncul, dan kondisi kulit cenderung tetap jauh lebih stabil. Perawatan pelembap yang konsisten membantu menenangkan kulit dan menjaga tekstur yang sehat.
Selain itu, pada hari-hari ketika kulit saya terasa sensitif atau kering, saya meningkatkan frekuensi penggunaan toner untuk menambah kelembapan. Saya menemukan bahwa produksi sebum berlebih juga berkurang ketika kulit cukup terhidrasi dari dalam. Secara konsisten mengikuti rutinitas pelembapan dasar lebih efektif untuk perawatan kulit daripada menggunakan banyak produk mewah.