너무 무섭네요. 진짜 조심해야 할듯요ㅜ
Bagi Anda yang sering terpapar sinar UV, hendaknya selalu berhati-hati!
Saya melihat laporan berita tentang kanker kulit.
Saya membawa ini untuk dibagikan karena saya mendengar bahwa paparan sinar UV yang sering dapat menyebabkan kanker kulit.
Meskipun awal musim gugur telah berlalu, cuaca masih panas dan sinar matahari sangat terik.
Saya rasa Anda perlu berhati-hati dan merawatnya!
Jika Anda sering terpapar sinar ultraviolet, waspadai risiko kanker kulit.
Prognosis baik dengan diagnosis dini… Melanoma ganas adalah pengecualian.
Mandilah dengan cepat dan hindari berendam terlalu lama di bak mandi.
Berenang di laut saat musim panas adalah cara sempurna untuk mengalahkan teriknya cuaca. Di pantai, banyak orang menikmati waktu luang mereka sesuai dengan preferensi masing-masing, seperti anak-anak berlarian di pasir, orang-orang yang mendinginkan diri di air, dan mereka yang berbaring di kursi berjemur untuk mendapatkan kulit yang sehat dan bercahaya.
Tetapi Paparan sinar matahari yang terik secara terus-menerus dapat menyebabkan masalah kulit karena sinar ultraviolet yang kuat. . Paparan sinar ultraviolet secara terus menerus merupakan penyebab kulit terbakar, melasma, bintik-bintik, flek penuaan, kutil, kanker kulit, dan lain sebagainya. Ini menjadi. Terutama Kanker kulit seringkali disalahartikan sebagai bintik-bintik penuaan, kutil, atau tahi lalat dan dibiarkan tanpa pengobatan. .
Profesor Lee Seol-hee dari Departemen Dermatologi di Rumah Sakit Universitas Soonchunhyang Bucheon menyatakan, “Pada tahap awal kanker kulit, seringkali gejalanya mirip dengan dermatitis atau dianggap tidak signifikan, sehingga menyebabkan keterlambatan diagnosis.” Ia menambahkan, “Dalam kasus seperti itu, bekas luka yang besar dapat terbentuk pada kulit, atau jika terjadi pada organ termasuk mata, hidung, dan mulut, dapat menyebabkan masalah fungsional.”
Kanker kulit adalah tumor ganas yang terjadi pada kulit dan meliputi karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, melanoma ganas, angiosarkoma, karsinoma sel Merkel, dan penyakit Paget ekstramamari. Kanker kulit yang paling umum di Korea adalah karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma ganas. Kanker kulit terjadi pada kulit seluruh tubuh, termasuk kuku jari tangan dan kaki. Sebaliknya, karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa terutama terjadi di wajah, sedangkan melanoma ganas berkembang di kuku jari tangan, kuku jari kaki, dan telapak kaki.
■ Penyebab utama paparan sinar UV… sering disalahartikan sebagai tahi lalat
Penyebab utama kanker kulit adalah paparan sinar ultraviolet. Paparan sinar matahari yang berkepanjangan atau paparan singkat namun berlebihan juga dapat menjadi penyebabnya. Riwayat keluarga, mutasi genetik, usia lanjut, kulit cerah, paparan karsinogen, dan adanya lesi prakanker juga merupakan faktor penyebab.
Kanker kulit dapat bermanifestasi sebagai gejala seperti: ▲ lesi kulit yang tumbuh tiba-tiba; ▲ mudah berdarah, perubahan warna yang tidak merata, atau bentuk yang tidak simetris; ▲ kondisi kulit yang sudah ada tidak kunjung sembuh atau kambuh meskipun telah diobati terus menerus; atau ▲ bintik-bintik hitam pada telapak tangan dan kaki atau garis-garis vertikal hitam pada kuku jari tangan dan kaki.
Karsinoma sel skuamosa biasanya dimulai sebagai nodul kecil dan keras. Penyakit ini berkembang menjadi berbagai bentuk, seperti nodul, plak, kutil, atau ulkus, dan mungkin terasa keras saat disentuh. Karsinoma sel basal menunjukkan gejala awal berupa lesi hitam atau cokelat tua yang sedikit menonjol, yang sering disalahartikan sebagai tahi lalat. Melanoma ganas tidak memiliki gejala subjektif, seperti gatal atau nyeri, dan muncul sebagai bintik hitam biasa.
Sumber: Kesehatan Kyunghyang (https://www.k-health.com)